Segitiga Cinta

Ilustrasi.net

Hallo netijen lama bet gak nulis lagi. Pen sih tiap hari ato weekend rutin ngasih tulisan ternyata gak semudah yang dibayangin. Kerjaan yang tiba2 datang selalu saja jadi tantangan tersindiri hehehe.

Yaudah langsung aja, kali ini aku ingin berbagi dan mendiskusikan tentang segitiga cinta. Tidak hanya segitiga bermuda saja yang memiliki tantangan namun segitiga cinta juga memiliki tantangan tersendiri. Yups aku ingin menguraikan apa sih segi cinta yang dimaksud?

Berawal dari satu kata CINTA. Kata ini bisa dimaknai dari sudut berbeda dengan cara pandang apa saja. Nah kali ini aku bakal liatin dari sudut pandang yang aku pahami. Sekarang sepakat gak sih kalo cinta itu memuliakan? Nah kemuliaan adalah sebuah penghormatan tinggi. Namun ada juga yang memiliki perpektif bahwa cinta itu orientasinya hanya kebutuhan hasrat syahwat saja dan ini pandangan Frued pakar psikolog yang bebas dalam nalar tanpa dipengaruhi nilai agama. Namun apapun itu perspektifnya izinkan kali ini aku uraikan 3 tingkatan cinta yang nantinya akan membentuk segitiga cinta yang moga saja manfaat dalam perpektif baru tentang cinta:)

Pertama, Cinta yang membentuk lancip ke atas dan hanya satu kemudian tertinggi ialah cinta hanya pada Ilahi sang pemilik hati sekaligus yang menganugrahkan cinta pada setiap hati. Bagiku cinta ini mutlak dan tidak bisa ditawar lagi. Karena hanya Dia saja yang mampu menyempurnakan cinta. Untuknya untukmu pejuang cintailah sungguh- sungguh sang maha Rahman yang memiliki cinta paling sempurna diantara segala cinta ini. Kadang kita lupa dan terlena pada cinta yang semu lalu melupakan dia. Bener gak bro dan sis?

Kedua, mencintai orang yang dicintai Ilahi sang kekasihnya. Tentu Rasul dan orang shalih lainnya. Kenapa sih perlu mencintai mereka? Mudahnya tersebab mereka adalah pembawa hikmah dan ilmu yang langsung dari Ilahi. Bukankah mereka akan mendapat bimbingan karena cinta dari-Nya? Yuk mulai saat ini mendekatlah pada orang- salih lagi fakih agar hati subur dalam menerima semai benih cinta lalu menumbuhkannya hingga alam merasakan mafaat cinta itu. Rasulullah sudah tak dijumpai langsung namun mereka kekasih Ilahi saat ini adalah pewaris nabi dan Rasul tersebab cinta mereka pada Ilahi Rabbi.

Terakhir, kepada siapakah melabuhkan cinta selanjutnya? Maka labuhkanlah pada hati yang dipilih hati! Terdengar ambigu, manusia bisa jadi jatuh cinta. Dan terkadang entah sama siapa pun tak terduga. Pada pilihan hati ini maka bawalah dia pada hakikat cinta. Aku dan dia yang dipilih masih jauh dari kata sempurna bahkan malu dan rasanya belum layak jika disejajarkan dengan kekasih Ilahi Rabbi:(. Namun apa pun itu ikhtiar dan doa janganlah putus! Usahakan sejajar dengan kekasih-Nya hingga segitiga cinta itu terbentuk. Tidak perlu pesimis dan putus asa akan banyaknya dosa dimasa lalu. Lakukan saja dan BISMILLAH mulai langkah pada cinta segitiga.

Dari uraian di atas setidaknya kita bisa memahami bahwa cinta adalah memuliakan. Yang paling tak bisa ditawar cinta menjulang tinggi dan satu- satunya hanya pada Ilahi. Selanjutnya membawa diri dan pasangan hati untuk bisa sama dengan orang- orang yang dicintai-Nya. Hingga segitiga cinta adalah jalan cinta yang sempurna bagi hati- hati tulus ikhlas mencari keridhaan-Nya.

Bisa jadi cinta inilah yang sejatinya menjadi sumber kebahagiaan. Sedikit pen share pengalaman pribadi. Saat aku berdoa pada Ilahi sehabis bersimpuh pada-Nya dan dalam doa itu menyertakan nama orang yang dicinta. Setelah itu bertemu dengan pasangan hati yang ada dalam doa tadi sungguh kebahagiaanya tak terkira. Mungkin begitulah sederhananya dampak dari segitiga cinta pada perspektif cinta yang ditawarkan kali ini.

Inilah satu perspektif cinta yang ingin diuraikan. Silahkan bro dan sis memberikan pandangan. Kita sama2 terbuka dalam memberi manfaat dan pengetahuan. Inilah wujud cinta yang bisa aku berikan dan moga manfaat.

Salam hangat dari albar:)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *